Keamanan Jaringan

Widget Animasi

Senin, 15 Desember 2014

Teks Prosedur Kompleks (Video Prosedur Kompleks)

Kami mengambil video ini saat praktek UAS Prakarya dan kewirausahaan.

TEKNIK IKAT JUMPUTAN
(motif terpusat dan lingkaran)

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Tentu saja kalian sudah tidak asing lagi mendengar kata "teknik jumputan". Teknik ini dilakukan saat akan mewarnai kain agar kain yang telah diwarnai mempunyai motif yang indah dan berwarna. untuk itu kami akan melakukan tutorial teknik jumputan, dengan langkah sebagai berikut :
  1. Siapkanbahan-bahan yang akan digunakan seperti : kain, pewarna kain, gunting, kelereng/batu, panci, kompor, air, karet gelang/tali rapia, tongkat pengaduk, dll
  2. Lalu, buatlah pola motif pada kain yang telah ditentukan dengan membungkus kelereng dengan karet/ tali rapia
  3. Selama pembuatan pola dilakukan, panaskan air dalam panci terlebih dahulu sampai mendidih, lalu campurkan dengan pewarna kain tadi, agar menghemat waktu pengerjaan
  4. Setelah membuat pola selesai, dan air telah mendidih, masukan kain kedalam panci
  5. Aduk kain agar warna merata selama 1 jam
  6. Setelah proses perebusan selesai, angkat dan dinginkan kain sebelum dicuci
  7. Setelah dingin, cuci kain dengan air bersih secukupnya
  8. Setelah dicuci keringkan kain tersebut
  9. Setelah kering kain pun siap digunakan
Dan itulah tutorial yang dapat kami sampaikan, semoga video dibawah ini bisa bermanfaat untuk kalian semua, saya ucapkan terimakasih.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Video Prosedur Kompleks



Teks Laporan Hasil Observasi

Keindahan Alam Indonesia

1.       Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat 
     Beralih dari legenda empat kerajaan di Papua Barat: Waigeo, Misool, Salawati, dan Batanta, Kepulauan Raja Ampat merupakan surga wisata bahari di Indonesia. Kabupaten ini mempunyai 610 pulau dengan perairan jernih memesona, dihuni oleh seperempat biota bawah laut yang ada di dunia. Heterogenitas flora dan fauna bawah air Raja Ampat terkenal di seluruh dunia, membuat kawasan ini jadi surga para penyelam.
Kawasan Nabire Papua menjadi tempat habitat hiu paus raksasa. Ada juga Manta Point, lokasi para penyelam menari dikelilingi pari raksasa dengan bentangan sayap 9 meter. Bangkai kapal serta pesawat warisan Perang Dunia II berada di dekat Pulau Wai, menjadi habitat ikan hias dan anemon warna-warni. Kepulauan Raja Ampat disebut-sebut sebagai salah satu lokasi penyelaman terindah di dunia. Baik itu snorkeling maupun diving di laut dalam, Raja Ampat adalah Raja-nya keindahan bahari di Indonesia.
(sumber:http://arcs.darmaliwari.com/2013/12/keindahan-alam-indonesia-yang.html)
       Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan dan berlokasi di barat bagian Kepala Burung (VogelkoopPulau Papua. Secara administrasi, gugusan ini berada di bawah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Kepulauan ini sekarang menjadi tujuan para penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Empat gugusan pulau yang menjadi anggotanya dinamakan menurut empat pulau terbesarnya, yaitu Pulau WaigeoPulau MisoolPulau Salawati, dan Pulau Batanta.


2.  Gunung Rinjani, Lombok
Rinjani terkenal sebagai gunung paling indah di wilayah Indonesia. Tak diragukan lagi gunung yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ini menjadi favorit para pendaki. Panorama hijau, Danau Segara Anak, serta kaldera mahabesar adalah cermin kecantikan Gunung Rinjani.
Namun, bicara tentang Rinjani tak semata-mata identik soal gunung. Taman Nasional Gunung Rinjani terletak di garis transisi Wallacea dan Australasia, menghasilkan keanekaragaman flora dan fauna. Lutung alias monyet hitam biasa ditemukan saat pagi tiba. Segara Anak, danau yang terletak di ketinggian 2.000 mdpl adalah tempat berlangsungnya Mulang Pekelem, sebuah upacara adat yang dilaksanakan oleh umat Hindu setempat.
Perjalanan menyusuri heterogenitas flora-fauna, melihat upacara adat, dan mendaki Gunung Rinjani sampai puncak, akan terbayar dengan sebuah hadiah. Dari puncaknya di ketinggian 3.726 mdpl, tampak jelas di hadapan Anda: puncak Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen di Banyuwangi, serta Gunung Tambora di Sumba. Ketiga puncak gunung ini mengintip dari balik awan putih yang menggantung indah.







3.  Danau Sentani, Jayapura 
     Danau sentani adalah salah satu keindahan alam Indonesia yang terletak di Jayapura yang mempunyai keindahan air sehingga anda akan merasakan sensasi kedamaian seperti berada di surga. Danau ini sangat indah dan unik dikelilingi oleh 24 desa serta di latar belakangi dengan tumbuhan subur sekitar pegunungan cyclops disebelah utara.
Dilokasi Danau Sentani, para wisatawan bisa menyewa perahu untuk berkeliling di danau. Selain itu wisatawan juga dapat mengunjungi pulau-pulau kecil yang berada di tengah danau. Untuk melakukan perjalanan ke Papua, setidaknya dibutuhkan waktu kurang lebih 1 minggu untuk dapat menikmati semua wisata alam yang berada disana.






4. Wakatobi,Sulawesi Tenggara
Wakatobi Island sebuah daerah yang berlokasi di Laut Banda Sulawesi Tenggaramerupakan Daerah tujuan wisata yang sangat fantastis sebagai wisata selam dan Wisata Laut yang di miliki indonesia tercinta.
Keajaiban Laut Bawah dan terumbu karang terbaik di dunia menjadikan Wakatobi sebagai salah satu tujuan wisata ( wisata menyelam khususnya ) yang wajib anda kunjungi bagi anda pecinta Diving.
Wakatobi Resort menawarkan penyeleman kelas dunia didukung oleh rumah karang yang spektakuler serta kemudahan akses ke tempat penyelaman dengan keanekaragaman kehidupan bawah laut ditambah lagi dengan keamanan dan kenyamanan dalam melakukan aktifitas selam yang sangat terjamin dengan wilayah laut yang terproteksi.
Wakatobi Resort juga memiliki staff yang berpengalaman dan berpengetahuan dalam pelayanan wisata, dengan sajian menu makanan yang sehat dan keanekaragaman rasa, serta dilengkapi dengan perangkat komunikasi satelit dengan akses internet 24 jam, sehingga Wakatobi Dive Resort melayani tamu dengan pelayanan standar dunia.
Resort ini juga dilengkapi dengan lapangan terbang Maranggo di pulau Tomia dengan jalur penerbangan yang menghubungkan pulau Bali ke Tomia akan membuat perjalanan ke Wakatobi semakin mudah dan nyaman.




5. Gunung Anak Krakatau, Jawa Barat
Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa.




6. Gunung Bromo, Jawa Timur
Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif. Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten ProbolinggoPasuruanLumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.
Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.
Bagi penduduk Bromo, suku Tengger, Gunung Brahma (Bromo) dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan ke puncak Gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa.
Gunung Bromo termasuk bagian salah satu gunung yang berada di Komplek Pegunungan Tengger. Pada hamparan pasir yang sangat luas (Laut Pasir) dengan gunung-gunung di tengahnya yaitu: G. Bromo (2.392 m dpl), G. Batok ( 2.440 m dpl), G. Widodaren (2.614 m dpl), G. Watangan (2.601 m dpl) dan G. kursi (2.581 m dpl). Dinding kaldera yang mengelilingi laut pasir sangat terjal dengan kemiringan ±60-80 derajat dan tinggi berkisar antara 200-600 meter. Di keliling kaldera Tengger terdapat beberapa gunung diantaranya adalah G. Penanjakan (2.770 m dpl.), G. Cemorolawang, G. Lingker (2.278m dpl.), G. Pundak Lembu (2.635 m dpl.), G Jantur (2.705 m dpl.),G.Ider-ider (2.527 m dpl.) serta G.Mungal (2.480 m dpl.). Sedangkan pada Komplek Pegunungan Jambangan terdapat G. Lanang (2.313 m dpl), G Ayek-ayek (2.819 m dpl), G. Panggonan Cilik (2.883 m dpl), G Keduwung (2.334 m dpl), G Jambangan (3.020 m dpl), G Widodaren (2.000 m dpl), G Kepolo (3.035 m dpl), G Malang (2.401 m dpl), dan G Semeru (3.676 m dpl). 
Dilihat dari bentuknya gunung Bromo termasuk type gunung strata berlapis atauKalderaGunung berapi jenis ini terbentuk dari ledakan yang sangat kuat yang melempar ujung atas gunung sehingga membentuk cekungan.
Kaldera merupakan penciri gunungapi yang sudah dalam tahap lanjut, dimana puncak gunungapi ini sudah tidak sesederhana sebuah kerucut. Gunungapi yang memiliki kaldera berbentuk kerucut terpancung atau bahkan cekung kedalam pada bagian puncaknya. Kaldera seringkali juga memiliki pemandangan yang unik,




  

7. Gunung Kelimutu, Nusa Tenggara Timur
Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.

  



Sabtu, 22 Februari 2014

  
  



Biodata My Family

  Ini Bapakku :)

Nama          :  Dedi Setiawan
TTL            :  Bandung, 6 Agustus 1969
Umur          :  44 tahun
Pekerjaan    :  Wiraswasta
Lulusan       :  MI Al-Islamiyah, SMPN 1 Padalarang, SMKN 4 Pdl.


   Mamaku :)
Nama          :   Dede Sutianingsih
TTL            :   Bandung, 14 September 1972
Umur          :   41 tahun
Pekerjaan    :   Ibu rumah tangga


                                                                     My Brother :P

Nama       :   Tazmudin Teja Setiawan
TTL         :   Bandung, 15 Juli 1992
Umur       :   21 tahun
Lulusan    :   SDN 1 Sudimampir, SMPN 3 Padalarang, STM Tarman

                                                                         
                                                                        Saya :D

Nama     :  Shindy Widianingsih
TTL       :  Bandung, 16 Desember 1998
Umur     :  15 tahun
Alamat   :  Jl. Sukimun no.27 Rt03/04, Cimahi Tengah
Hobby    :  Membaca
Cita"       :  Ingin menaik Hajikan kedua orang tua&menjadi kowad (Aamiin)



                                                                     Adikku :)

Ini nih anak yang paling menyebalkan dan selalu ngajak ribut :|
Nama       :   Agung Rifky Setiawan
TTL         :   Bandung, 13 Januari 2006
Umur       :   8 tahun
Kelas       :   2
Sekolah   :   SDSN Baros Mandiri 1



Maaf nih sedikit tambahan :D
Ini foto saudara-saudaraku. Tapi ada Shindy juga kok, itu tuh yang terakhir :D



Jumat, 21 Februari 2014

Artikel
HTTP (Hypertext Transfer Protocol)


Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hypermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.
Pengembangan standar HTTP telah dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), yang berujung pada publikasi beberapa dokumen Request for Comments (RFC), dan yang paling banyak dirujuk adalah RFC 2616 (yang dipublikasikan pada bulan Juni 1999), yang mendefinisikan HTTP/1.1.
Dukungan untuk HTTP/1.1 yang belum disahkan, yang pada waktu itu RFC 2068, secara cepat diadopsi oleh banyak pengembang penjelajah Web pada tahun 1996 awal. Hingga Maret 1996, HTTP/1.1 yang belum disahkan itu didukung oleh Netscape 2.0, Netscape Navigator Gold 2.01, Mosaic 2.7, Lynx 2.5, dan dalam Microsoft Internet Explorer 3.0. Adopsi yang dilakukan oleh pengguna akhir penjelajah Web pun juga cepat. Pada bulan Maret 2006, salah satu perusahaan Web hosting melaporkan bahwa lebih dari 40% dari penjelajah Web yang digunakan di Internet adalah penjelajah Web yang mendukung HTTP/1.1. 
Perusahaan yang sama juga melaporkan bahwa hingga Juni 1996, 65% dari semua penjelajah yang mengakses server-server mereka merupakan penjelajah Web yang mendukung HTTP/1.1. Standar HTTP/1.1 yang didefinisikan dalam RFC 2068 secara resmi dirilis pada bulan Januari 1997. Peningkatan dan pembaruan terhadap standar HTTP/1.1 dirilis dengan dokumen RFC 2616 pada bulan Juni 1999.
HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara klien dan server. Sebuah klien HTTP (seperti web browser atau robot dan lain sebagainya), biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan ke port tertentu di sebuah server Webhosting tertentu (biasanya port 80). Klien yang mengirimkan permintaan HTTP juga dikenal dengan user agent. Server yang meresponsnya, yang menyimpan sumber daya seperti berkas HTML dan gambar, dikenal juga sebagai origin server. Di antara user agent dan juga origin server, bisa saja ada penghubung, seperti halnya proxy, gateway, dan juga tunnel.  HTTP tidaklah terbatas untuk penggunaan dengan TCP/IP, meskipun HTTP merupakan salah satu protokol aplikasi TCP/IP paling populer melalui Internet. Memang HTTP dapat diimplementasikan di atas protokol yang lain di atas Internet atau di atas jaringan lainnya. seperti disebutkan dalam "implemented on top of any other protocol on the Internet, or on other networks.", tapi HTTP membutuhkan sebuah protokol lapisan transport yang dapat diandalkan. Protokol lainnya yang menyediakan layanan dan jaminan seperti itu juga dapat digunakan.               
Sumber daya yang hendak diakses dengan menggunakan HTTP diidentifikasi dengan menggunakan Uniform Resource Identifier (URI), atau lebih khusus melalui Uniform Resource Locator (URL), menggunakan skema URI http: atau https: Sesuai dengan perkembangan infrastruktur internet maka pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi 1.1 untuk mengakomodasi proxy, cache dan koneksi yang persisten.